Bahlil Serahkan Diskresi ke IAS, Peluang Maju di Musda Golkar Sulsel Menguat
Sementara itu, salah seorang kader Golkar yang berada di Jakarta saat penyerahan diskresi, Supriansa, belum bersedia menjelaskan lebih jauh mengenai isi surat tersebut.
“Sebentar saya info. Sekarang masih sama Pak Muhidin,” singkat mantan anggota DPR RI itu.
Pelaksana Tugas Ketua Golkar Sulsel, Muhidin M Said, sebelumnya juga telah memberi sinyal bahwa IAS berpeluang mendapatkan persetujuan khusus dari DPP.
“Iya, sepertinya begitu,” ujar Muhidin.
Meski demikian, Muhidin memilih menunggu dokumen resmi sebelum memberikan komentar lebih jauh.
“Nanti kalau sudah ketemu Ketum. Saya belum bisa ngomong dulu,” katanya.
Dengan keluarnya diskresi tersebut, peta persaingan menuju kursi Ketua Golkar Sulsel diperkirakan berubah.
Kehadiran IAS diyakini akan membuat kontestasi Musda semakin menarik mengingat pengalaman politik serta jaringan yang masih dimilikinya di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Kini perhatian kader Golkar tertuju pada langkah politik IAS selanjutnya, terutama dalam membangun dukungan pemilik suara menjelang pelaksanaan Musda Golkar Sulsel. (*)






Tinggalkan Balasan