Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bahlil Serahkan Diskresi ke IAS, Peluang Maju di Musda Golkar Sulsel Menguat

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyerahkan surat diskresi kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS) usai rapat pleno DPP Golkar di Jakarta, Rabu (24/6/2026). Diskresi tersebut membuka peluang IAS untuk maju dalam kontestasi Musda Partai Golkar Sulawesi Selatan. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Peluang Ilham Arief Sirajuddin (IAS) untuk bertarung dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan akhirnya terbuka lebar.

Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu dikabarkan telah menerima diskresi atau persetujuan khusus dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Informasi tersebut mencuat setelah rapat pleno DPP Golkar di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

BACA JUGA: Ketum PPP Mardiono Minta Kader Tak Terpengaruh Isu Negatif soal Program Prabowo

Usai rapat, Bahlil disebut menyerahkan langsung surat diskresi kepada IAS yang disaksikan sejumlah petinggi Partai Golkar.

Plt Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Rahman Pina, membenarkan adanya penyerahan surat tersebut kepada IAS.

“Tadi (kemarin) pleno di DPP. Setelah itu Ketum Pak Bahlil serahkan diskresi kepada Pak IAS,” kata Rahman Pina saat dikonfirmasi, Rabu malam.

BACA JUGA: Ketua NasDem Sulsel Benarkan SK PAW Hayarna Hakim Gantikan RMS di DPR RI

Meski demikian, Rahman mengaku belum mengetahui secara detail isi surat yang diberikan oleh DPP Golkar.

“Saya belum tahu persis isi suratnya,” ujarnya.

Keluarnya diskresi itu sekaligus menjawab spekulasi mengenai peluang IAS maju dalam perebutan kursi Ketua DPD I Golkar Sulsel.

Selama ini, IAS dinilai menghadapi sejumlah kendala karena tidak tercatat sebagai pengurus Golkar dalam satu periode kepengurusan terakhir, sebagaimana salah satu syarat yang diatur dalam organisasi partai.

Selain itu, IAS juga disebut belum mengantongi dukungan formal yang cukup dari pemilik suara di tingkat DPD II maupun organisasi sayap partai.

Namun dalam Peraturan Organisasi Petunjuk Pelaksanaan Partai Golkar Nomor 02/DPP/GOLKAR/IV/2025 tentang Penyelenggaraan Musyawarah Daerah, terdapat ketentuan yang memungkinkan calon tetap maju melalui persetujuan Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Diskresi yang diberikan kepada IAS dinilai menjadi pintu masuk untuk mengikuti kontestasi Musda Golkar Sulsel yang dalam beberapa pekan terakhir mulai menghangat.

Sejumlah kader menilai keputusan tersebut menunjukkan keinginan DPP agar Musda berlangsung lebih kompetitif dengan memberi kesempatan kepada figur yang memiliki pengalaman dan basis dukungan kuat.

IAS sendiri bukan sosok asing di tubuh Golkar Sulsel. Selain pernah menjabat Wali Kota Makassar selama dua periode, ia juga pernah menjadi salah satu figur berpengaruh di Partai Golkar Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini