oleh

Ada Pungutan Berkedok UNBK di Luwu Utara, Jasrum Langsung Undang Kepsek

MASAMBA, TEKAPE.co — Dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 150 per siswa di SMP Negeri 1 Baebunta dan SMP Negeri 2 Sabbang, langsung ditanggapi Kepala Dinas pendidikan Luwu Utara Drs Jasrum MSi.

Kadisdik Luwu Utara langsung mengundang Kepala Sekolah bersama dengan pengurus Komite SMPN 1 Baebunta, SMPN 1 Sabbang dan SMPN 2 Sabbang, diruang kerjanya, Kantor gabungan dinas Jl Simpurusian Masamba,  Luwu Utara,  Sulawesi Selatan,  Kamis 2 November 2017.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing perwakilan komite menyampaikan kronologis rapat komite dengan orang tua siswa. Mereka membenarkan kalau hasil kesepakatan dalam rapat orang tua dimintai sumbangan untuk keperluan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Jarum, mengatakan berdasarkan surat pernyataan yang dikumpulkan memang nominal sumbangan tertulis Rp… namun tidak sama ada yang Rp100.000, Rp150.000, dan Rp300.000, dan seterusnya. Semua dana tersebut ada di bendahara komite.

Apa yang dilakukan pihak sekolah bersama komite itu, baik walaupun resikonya besar, sekarang dananya sebagian sudah terkumpul.

“Kita mau awasi adalah pastikan uang tersebut betul-betul diperuntukan untuk keperluan UNBK dan laporan pertanggung jawaban bendahara komite harus transparan,” ujarnya.

Kekurangan dalan hal administrasi menjadi evaluasi bersama, karena punya regulasi.

Ia pastikan bahwa apa yang dilakukan pihak sekolah bersama komite bukan pungli, tetapi murni sumbangan, cuman sedikit kesalahan administrasi salah satunya tentang surat menyurat.(*)