Tangis Ibunda Pecah Sambut Angga Pulang, Ngaku Disiksa Tentara Israel
MAKASSAR, TEKAPE.co – Aktivis kemanusiaan asal Makassar, Andi Angga Prasadewa, akhirnya tiba kembali di Indonesia setelah sempat ditahan tentara Israel saat mengikuti misi kemanusiaan untuk Palestina.
Bersama delapan WNI lainnya, Andi Angga mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (24/5/2026).
Kepulangan sembilan WNI itu disambut keluarga masing-masing yang sudah menunggu di bandara.
BACA JUGA: Video Aktivis Gaza Berlutut Viral, Menteri Israel Dikecam Dunia
Mereka sebelumnya tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla sebelum kapal yang ditumpangi dicegat di perairan Siprus, Mediterania Timur.
Ibu Andi Angga, Sutrawati Kaharuddin (52), mengaku lega setelah akhirnya bisa bertemu langsung dengan putranya usai beberapa hari tanpa kepastian kabar.
“Alhamdulillah, Andi Angga sudah ada di tanah air,” ujar Sutrawati kepada wartawan, Minggu (24/5/2026).
Sutrawati mengatakan, dirinya datang bersama keluarga untuk menjemput Andi Angga di Bandara Soekarno-Hatta.
Pertemuan berlangsung haru setelah putranya turun dari pesawat.
“Saya bersama saudaranya dan cucu tadi ketemu langsung beliau saat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Tadi mendarat di bandara dan ketemu pukul 15.30 waktu Jakarta,” katanya.
Menurutnya, Andi Angga langsung menghampiri keluarga setibanya di terminal kedatangan.
“Saat mendarat, Andi Angga langsung salami saya, anak, dan cucu. Sempat ngobrol sedikit,” tuturnya.
Selain keluarga Andi Angga, keluarga dari delapan WNI lain juga ikut hadir menjemput.
“Selain kami, masing-masing perwakilan keluarga 9 WNI juga ikut menjemput,” ujarnya.
Dari sembilan WNI yang dipulangkan, dua orang berasal dari Sulawesi Selatan. Selain Andi Angga Prasadewa asal Makassar, ada pula Asad Aras Muhammad asal Sinjai.
Andi Angga diketahui menjadi relawan GPCI-Rumah Zakat di Kapal Josef. Sementara Asad Aras tergabung dalam GPCI-Spirit of Aqsa yang berada di Kapal Kasr-1.
Di balik kepulangan itu, keluarga mengungkap dugaan kekerasan yang dialami para relawan selama ditahan tentara Israel.






Tinggalkan Balasan