Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Banjir Setinggi Leher Rendam Luwu Utara, Pemda Harap Bantuan Provinsi-Pusat

Tim gabungan BPBD, Basarnas, dan PMI mengevakuasi warga terdampak banjir di Desa Tingkara, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (23/5/2026). (ist)

MALANGKE, TEKAPE.co – Tim gabungan tanggap darurat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Tingkara, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (23/5/2026).

Evakuasi dilakukan setelah ketinggian air terus meningkat dan mengancam keselamatan warga.

Berdasarkan data sementara, sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) atau 21 jiwa dari tiga dusun terdampak telah diungsikan.

BACA JUGA: Palopo Darurat Narkoba, Mahasiswa Bakar Ban di Depan Polres Meski Diguyur Hujan Deras

Ketiga dusun tersebut yakni Dusun Pangandaran, Dusun Buloi, dan Dusun Tingkara.

Seluruh warga yang dievakuasi kini ditempatkan sementara di Kantor Desa Tingkara yang difungsikan sebagai posko pengungsian.

Warga setempat menyebut debit air mulai naik sejak Selasa (19/52026).

BCAA JUGA: Kadis Perkimtan Gowa Diperiksa Polisi, Kantor Digeledah terkait Dugaan Korupsi PBG

Kondisi banjir kemudian terus memburuk hingga mencapai puncaknya pada Sabtu (23/5/2026).

Di sejumlah titik, ketinggian air bahkan dilaporkan mencapai leher orang dewasa.

Situasi itu membuat pemerintah setempat bergerak cepat melakukan sosialisasi dan imbauan evakuasi kepada warga.

Petugas mendatangi rumah-rumah warga untuk membujuk masyarakat agar segera meninggalkan lokasi banjir dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Proses evakuasi dipimpin langsung Kepala Pelaksana BPBD Luwu Utara, Agunawan, yang juga menjabat Wakil Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana.

Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Luwu Utara, PMI, dan Basarnas.

“Sesuai petunjuk dan arahan Bapak Bupati, fokus utama kita saat ini adalah keselamatan warga. Semua warga terdampak akan ditampung di tempat pengungsian yang layak,” ujar Agunawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini