oleh

7 Positif Corona di Sinjai, Kinerja Camat Tellulimpoe Disorot

SINJAI, TEKAPE.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sinjai (HIPPMAS) Tellulimpoe menyoroti kinerja Camat Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai.

Hippmas menilai, kinerja pimpinan Kecamatan Tellulimpoe tidak efektif melakukan pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Hingga kini, Kabupaten Sinjai telah diketahui 7 warga terpapar virus corona atau Covid-19, yang saat ini tengah menjalani perawatan.

Namun tindakan nyata camat belum juga tampak, guna mencegah penyebaran wabah covid-19 di wilayahnya.

Kordinator Satgas Pencegahan Covid-19 DPC Hippmas Tellulimpoe, Kasrum Ursula meminta kepada pimpinan Kecamatan Tellulimpoe, agar lebih giat melihat situasi tersebut, sehingga pemutusan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sinjai dapat lebih efektif.

Kasrum mengatakan, apa yang terjadi di lapangan hanya sebatas sosialisasi, tanpa ada gerakan kemanusiaan yang dilaksanakan sesuai protokoler kesehatan.

“Harusnya Satgas Kecamatan Tellulimpoe melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat yang rutin  dikunjungi oleh khayalak ramai. Kedua, seharusnya ada pembagian masker kepada masyarakat Tellulimpoe.  Tapi apa yang terjadi, nihil. Terbukti ketika kami turun ke pelosok kecamatan, sama sekali belum tersentuh oleh pihak satgas kecamatan,” tandasnya.

Lebih jauh Kasrum mengatakan, Pimpinan Kecamatan harus mengambil tindakan taktis sebagai penanggung  jawab kecamatan.

Kasrum menegaskan Pimpinan Kecamatan Tellulimpoe seakan hanya sebagai simbol untuk melengkapi prosedural birokrasi.

“Di tengah pandemi ini, seharusnya peran camat sangat vital. Sebab sebagai penanggung jawab terhadap Satgas kecamatan, ataukah memang posko Kecamatan Tellulimpoe, hanya sebagai simbol untuk melengkapi prosedural  birokrasi saja?,” ujarnya.


Senada diungkapkan Penjabat (Pj) Ketua umum DPC Hippmas Tellulimpoe, Syamsuddin.

Ia menyebutkan, hingga  saat ini Pimpinan Kecamatan Tellulimpoe belum melakukan himbaun sesuai protokoler kesehatan. Seperti  penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Setelah kami telusuri di pelosok-pelosok yang ada di Kecamatan Tellulimpoe, kami menemukan kejanggalan, yakni  ternyata belum ada sentuhan yang menyeluruh yang dilakukan oleh Satgas Kecamatan Tellulimpoe dalam  memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah kami,” katanya. (rilis)

Komentar

Berita Terkait