oleh

14 Tersangka Pelaku Pemerkosaan Siswi SMP di Walenrang Diancam Hukuman Berat

LUWU, TEKAPE.co – Polisi dijajaran Resot Polres Kabupaten Luwu, berhasil membekuk 14 diduga pelaku pemerkosa siswi salah satu SMP di Walenrang yang berinisial SNA, kejadian ini terjadi sekitar sekitar bulan Juni atau pada saaat bulan puasa yang lalu.

Penangkapan yang dilakukan Tim gabungan Sat Reskrim Polres Luwu san Polsek Walenrang tersebut berlangsung Sabtu, 21 Oktober 2107 sekitar pukul 01.00 Wita, di Kelurahan Bulo, dan Desa Saragih, Kecamatan Walenrang, Luwu.

“Kami menerima laporan polisi ini tanggal 11 oktober 2017, dari orangtua korban dalam hal ini neneknya, menyatakan korban, atas nama korban SNA ini telah dilakukan pencabulan ataupun persetubuhan oleh beberapa pemuda, setelah kita telusuri kita periksa dulu yang bersangkutan untuk cek visum dirumah sakit dan memang hasil visum telah keluar dan memang betul terhadap korban telah dilakukan pencaabulan atau persetubuhan,” ujar Kapolres Luwu, AKBP Yanuri Ihsan, saat pres rilis, di Mapolres Luwu, Jl Merdeka Selatan, Kelurah Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Luwu, Sulsel. Minggu, 22 Oktober 2017.

Setelah dilakukan pengembangan oleh pihak kepolisolian ternyata pada sekitar bulan Juni atau pada saaat bulan puasa yang lalu kejadian ini terjadi hingga kurun waktu dalam bulan juni itu, telah beberapa kali tersangka melakukan perbuatan itu, ada yang satu kali ada yang dua kali.

“Kami melakukan pengumpulan informasi sebelumnya, sehingga bukti2 tercukupi, setelah itu ki lakukan penangkapan, secara serentak terhadap, beberapa tersangka. Alhamdulillah, ditangkap 14 tersangka dengan kategori tersangka yang ada 7 orang laki-laki dewasa dan 7 orang masih kategori di bawah umur. Dan ada beberapa tersangka dalam waktu dekat akan kita tangkap lagi,” Kata, AKBP Ahmad Yanuari Insan.

Sementara itu, Menurut, AKBP Ahmad Yanuari, mengatakan jumlah pelaku kurang lebih sekitar 20 orang, dimna pihak kepolisian saat ini terus mengkembangkan yang kurang lebih 20 orang ini.

“Untuk yang ditangkap saat ini berdasarkan fakta yang ada dan hasil pemeriksaan kita nyatakan terbukti dan sudah cukup bukti untuk dijadikan sebagai tersangka pencabulan terhadap korban,” ucap, Ahmad.

Disamping itu, untuk ancaman hukum bagi para tersangka, pertama yang melakukan persetubuhan diancam dengan pasal 81 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda 5 miliar, dan juga pasal 82 ini hanya melakukan pencabulan bukan persetubuhan.

“Sementara terduga pelaku untuk anak dibawah umur, tentunya akan kita rujuk juga ke UU perlindungan anak beda perlakuannya dalam hal ini mungkin masa penahanan singkat dan akan kita klafikasikan yabg di bwah umir ada yng diatas 14 tahun, dan dibwah 14 tahun akan kita koordinasikan dengn KPAI,” jelasnya.

“Terkait ancaman ke koorban kami sedang lakukan pengembangan karena secaea logika, kalau dia bergantian begitu pastu mungkin ada pengancaman, oleh sebab itu sedang kita kemvangkan dan sedang kita perdalam, termasuk motif-motifnya, Latar belakangnya mereka ini minum2 jenis ballo, kemudian korban lewar dihadang oleh mereka dan di bawah,” sambungnya. (ham)

14 Tersangka Berhasl Ditangkap Polisi

Komentar

Berita Terkait