oleh

Tinjau Program NUSP, DPRD Palopo Temukan Proyek Diduga Dikerja Asal-asalan

PALOPO, TEKAPE.co – Anggota DPRD Kota Palopo turun meninjau program Neighborhood Upgrading and Shelter Project (NUSP) di dua titik di Kota Palopo, Kelurahan Ponjalae dan Pontap, Kecamatan Wara Timur, Jumat 7 Desember 2018.

Anggota DPRD Kota Palopo yang turun yakni Legislator PKB Hamka Pasau, Budiman ST dari PPP, dan Alfri Jamil dari PDIP.

Dalam peninjauan itu, DPRD menemukan proyek yang menelan miliaran itu diduga dikerja asal-asalan.

Seperti pekerjaan trotoar yang ada di sepanjang jalan Andi Tadda Palopo. Di sana, DPRD menemukan penutup saluran drainase di trotoar hanya memakai papan.

“Penutup itu harusnya besi, bukan kayu. Ini sudah menyalahi spesifikasi,” kata legislator PKB Palopo, Hamka Pasau.

Sekretaris PKB Palopo itu juga mengatakan, harusnya rekanan mengerjakan proyek tahun 2018 itu sesuai aturan yang ada.

Kemudian, DPRD juga menemukan pekerjaan yang diduga dikerja asal-asalan di kelurahan Pontap.

Sebab, rabat beton yang baru tahun 2017 itu sudah terkelupas. Warga mengeluhkan debu jalanan rabat beton itu.

“Jika melihat kondisi jalan ini, jelas ada indikasi pelanggaran,” ujar caleg PKB Sulsel dapil XI Luwu Raya ini.

Sementara itu, ketua RT 4 RW 1 Pontap, Muliati, mengeluhkan debu beterbangan saat musim kemarau. Ia juga menduga campuran rabat beton itu kurang bagus. (del)

Komentar

Berita Terkait