oleh

Soal Angka Seks Bebas di Palopo, Bappeda Sebut Data Pada Salinan RPJMD di DPRD Salah Input

PALOPO, TEKAPE.co – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Firmanzah DP, membantah data jumlah 40.279 orang pelaku seks bebas usia 15-24 rentang waktu tahun 2017 yang tertuan dalam RPJMD Kota Palopo tahun 2018-2023.

Data itu tertuan dalam tabel 2.135 Bab II halaman 167 di salinan rancangan akhir RPJMD yang diambil di DPRD Kota Palopo tersebut, tentang penggunaan kondom pada hubungan seks beresiko tinggu terakhir Kota Palopo tahun 2013-2017.

Pada uraian tabel tertulis banyaknya penduduk usia 15-24 tahun yang berhubungan seks dengan pasangan tidak tetap selama 12 bulan terakhir.

Tercatat jumlah pada tahun 2013 sebanyak 31.960 orang, tahun 2014 sebanyak 38.433 orang, tahun 2015 sebanyak 39.414 orang, tahun 2016 sebanyak 40.279 orang dan tahun 2017 sebanyak 40.279 orang.

Keterangan di bawah tabel menyebutkan sumber data adalah Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Kota Palopo tahun 2018.

 

BACA JUGA:
Pelaku Seks Bebas Usia 15-24 di Palopo Capai 40.279 Orang

 

Menanggapi hal itu, Firmanza, menegaskan jika data yang ada di salinan RPJMD di DPRD Palopo tersebut tidaklah valid alias salah input.

“Itukan baru rancangan, sedangkan dalam RPJMD kami data dengan jumlah tersebut itu tidak tersedia, mungkin ada kesalahan input, namanya juga rancangan, pasti butuh perbaikan,” terangnya, Senin, 10 Juni 2019.

Firmanzah DP juga mengatakan bahwa data yang dalam tabel tersebut merupakan jumlah bagi tabel Penduduk yang usia 15-24 tahun yang memiliki pengetahuan tentang HIV/AIDS.

“Data yang seharusnya itu masuk dalam tabel populasi jumlah penduduk yang berusia 15-24 tahun yang memiliki pengetahuan komperhensif tentang HIV/AIDS, jadi bukan dalam tabel seks bebas,” tandasnya. (Bolang)

Komentar

Berita Terkait