oleh

Pemkab Luwu Utara Berikan Bantuan Benih Jagung ke Poktan

MALANGKE,TEKAPE.co -260 Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Luwu Utara yang meliputi Kecamatan Malangke, Malangke Barat, Sabbang dan Masamba, menerima bantuan benih jagung dari komunitas kelompok Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) Kabupaten Luwu Utara, Kamis (6/12).

Bantuan secara simbolis ini diserahkan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, di Desa Pattimang. Bantuan benih jagung melalui Gempita berasal dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian.

“Bantuan dari Kementerian melalui Gempita ini bukan yang pertama kali. Ini sudah tahun kedua, tapi bedanya kali ini, kita berdayakan seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pemuda kita,” ujar Indah dalam sambutannya usai penyerahan bantuan. Indah berharap, 260 poktan dari 4 kecamatan yang mendapatkan bantuan agar melakukan proses budidaya secara konseptual berdasarkan petunjuk teknis yang ada.

“Bukan ini yang ditunggu, tapi tentu hasilnya nanti, yang diharap bisa mensejahterakan masyarakat kita,” jelas Indah.

Indah Putri Indriani juga berharap agar bantuan ini dimanfaatkan dengan baik. Karena menurutnya, pemerintah tidak akan pernah berhenti memberikan perhatian yang penuh kepada rakyatnya.

“Harapan pemerintah ada kepada kita semua. Jadi, tolong manfaatkan bantuan ini dengan baik,  Kami berharap kita semua mampu bekerjasama dengan baik, karena bantuan jagung ini juga dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia,” tandas isteri Muhammad Fauzi ini.

Sebelumnya, Sekretaris Gempita Lutra, Kadding, dalam laporannya menyebutkan, luas lahan yang tersedia untuk 4 kecamatan seluas 6.014 hektar, dengan bantuan benih jagung 90.210 ton. Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Gempita Lutra, serta Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Turut hadir dalam acara ini, Wakapolres Kompol Amir Majid, Camat Malangke Jasman, Kadis TPHP Agussalim, Koordinator Gempita Kementan Muhammad Riyada, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo Hendrayanto. (hms)

Komentar

Berita Terkait