oleh

Miris, Diduga Kelalaian Petugas RSUD Sawerigading, Bayi Ini Didiagnosa Pneumonia

PALOPO, TEKAPE.co – Penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Kota Palopo kembali dikeluhkan warga dan menimbulkan kisah memilukan dari RS tersebut.

Muhammad Rahmad (38) warga Pepabri, Golden Hill, Blok B3 No.9, Kelurahan Buntu datu, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan ini menceritakan bahwa bayinya masuk ke Poli Anak RSUD Sawerigading pada tanggal 3 Juli 2018, pasca kelahiran bayinya lahir pada 27 juni 2018 lalu.

“Setelah diperiksa di poli anak. Anak saya didiagnosa kadar bilirubinnya tinggi dengan tanda utama badan berwarna kuning,” terang Rahmat, Sabtu 18 Agustus 2018.

Karena, lanjut Rahmat, anak saya didiagnosa kadar bilirubinnya tinggi, anak saya diharuskan menjalani perawatan dengan fototerapy.

Pada hari kedua, cerita Rahmat, tanggal 4 Juli 2018 anak saya di fototerapy oleh petugas jaga. Setelah dilakukan fototerapy, seharusnya anak saya diberikan ke istri saya untuk diberikan ASI.

“Seharusnya anak saya diberikan ke istri saya untuk disusui setelah fototerapy, tapi petugas jaga justru menaruh anak saya di ruangan bayi yang pemanasnya tidak dinyalakan sehingga anak saya kedinginan karena AC,” ungkapnya.

Rahmat, menambahkan akibat pemanas ruangan tidak dinyalakan, anaknya harus dirujuk ke RS Makassar dengan diagnosa mengidap paru-paru basah (Pneumonia). (rindhu)

Komentar

Berita Terkait