oleh

Lutim Bimtek 70 Angkatan Kerja Muda Sertifikasi SKKNI

Lutim Bimtek 70 Angkatan Kerja Muda Sertifikasi SKKNI
Foto bersama peserta Bimtek dengan Wabup Lutim dan Kemkominfo. 

MALILI, TEKAPE.co – Kabupaten Luwu Timur terpilih sebagai salah satu lokus penyelenggaran sertifikasi kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang teknologi informatika (IT), yang digagas Badan Litbang Literasi Profesi SDM Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kegiatan itu dibuka Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Kadis Kominfo Luwu Timur, Andi Murphy. Turut hadir pula Kepala BBPPKI Makassar Kementerian Kominfo, Ruslan Harun.

Peserta Bimtek SKKNI ini diikuti 70 orang angkatan kerja muda yang dipusatkan di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni,  Senin 12 Juni 2017.

Dalam sambutanya, Irwan mengatakan, di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini menuntut tersedianya tenaga kerja yang kompeten di setiap bidang.

Menurutnya, banyak industri yang mempersyaratkan agar tenaga kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Itu artinya tenaga kerja harus memiliki sertifikasi yang diterbitkan lembaga otoritas yang diakui sah.

Irwan menambahkan pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen membentuk skill labor dengan melibatkan seluruh stakeholder dengan sasaran membantu angkatan kerja muda untuk memiliki keahlian dan pemikiran yang bersifat global.

Selain itu, kata Irwan menggalakan pelatihan sejenis guna membantu tenaga kerja untuk memiliki keterampilan yang memadai sesuai dengan kebutuhan industri tenaga kerja.

Kepala BBPPKI Makassar Kementerian Kominfo, Ruslan Harun mengatakan sertifikasi SKKNI bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda dalam meningkatkan kompetensi SDM di bidang informatika agar lebih kompetitif diera saat ini.

“kompetensi standar ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk mencari lapangan pekerjaan, agar para angkatan kerja muda tersebut dapat bersaing di era globalisasi teknologi,” katanya.

Kadis Kominfo, Andi Murphy mengatakan ke 70 orang peserta ini difokuskan yang memiliki ijazah teknologi informatika. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 12-14 Juni 2017. (hms)

Komentar