oleh

LMND Palopo Unjuk Rasa di DPRD, Ini Tuntutannya

PALOPO, TEKAPE.co – Pengurus Eksekutif Kota (EK) Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Palopo melakukan aksi unjuk rasa, Senin 29 Oktober 2018, di gedung DPRD Palopo.

Dalam aksinya, puluhan demonstran tersebut membakar ban bekas dan menuntut beberapa hal. Diantaranya mereka menuntut agar pemerintah mengganti haluan ekonomi liberal menjadi haluan ekonomi Pancasila.

“Liberalisasi telah menghancurkan tulang punggung ekonomi, yakni industri dan pertanian. Sejak satu dekade terakhir, kita mengalami deindustrialisasi dan deagrarianisasi,” teriak Wahid, saat berorasi.

Menurutnya, liberalisasi telah memperlebar ketimbangan ekonomi dalam dua dekade terakhir. Rasio gini Indonesia meningkat cepat, dari 0,30 di tahun 1990-an menjadi 0,39 di tahun 2017, bahkan di tahun 2014 sempat menyentuh angka 0,41.

Untuk itu, dalam pernyataan sikapnya, mereka menuntut agar pemerintah mengganti haluan ekonomi menuju haluan ekonomi Pancasila, mencabut UU nomor 25 tahun 2007 tentang penanaman modal, melaksanakan pasal 33 UUD 1945, dan laksanakan reforma agraria sejati.

Mereka juga menuntur agar pemerintah pusat mencabut UU nomor 12 tahun 2012 tentang perguruan tinggi, wujudkan pendidikan gratis ilmiah dan demokrastis, serta tuntaskan kasus korupsi yang masig mengendap di Kota Palopo. (rin)

Komentar

Berita Terkait