oleh

Khawatir Keluarganya di Palu, Puluhan Orang Palopo Mengadu ke Posko PMI Peduli Gempa Sulteng

PALOPO, TEKAPE.co –┬áPalang Merah Indonesia (PMI) Kota Palopo, membuka posko pengaduan dan peduli korban gempa Sulteng.

Posko itu dibuka di Kantor PMI Palopo, di Jl Samiun, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Hingga Minggu 30 September 2018, sudah ada puluhan warga Palopo yang mengadu kehilangan kontak dengan keluarganya di Kota Palu.

Mereka khawatir keluarganya di Palu terkena gempa dan tsunami. Sebab hingga saat ini mereka tak dapat menghubungi lewat telpon.

Pengurus PMI Palopo, Kurnia, mengatakan, mereka yang datang melapor merasa kawatir, karena sampai saat ini keluarganya yang berada di Palu, belum dapat dihubungi, dan tidak ada kabar sama sekali.

Kurnia mengaku, laporan yang diterima PMI Palopo ini, akan diteruskan kepada anggota PMI yang saat ini bertugas untuk memberikan bantuan ke Palu.

“Dari PMI Palopo ada delapan orang yang berangkat ke Palu. Data ini akan kita teruskan kesana untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dari 54 orang yang telah datang melapor ke PMI Palopo rata-rata memiliki satu sampai lima keluarga yang berada di Palu.

Salah sorang warga yang melapor, Nur Amma, mengaku memiliki lima orang keluarga yang tinggal di Palu Barat. Mereka hingga saat ini belum dibisa dihubungi.

“Saya berharap keluarga saya selamat. Pasca gempa mereka belum bisa dihubungi. Saya minta bantuan ke PMI Palopo, ” katanya.

Selain membuka posko pengaduan, PMI Palopo juga menggalang donasi berupa makanan, pakaian bekas dan uang tunai. (*)

Komentar

Berita Terkait