oleh

Kaget Ditagih PLN Rp62 Juta, Arus Listrik Kantor Telkomsel Palopo Pun Diputus

PALOPO, TEKAPE.co – PLN Rayon Palopo mencabut meteran listrik atau kWh di Kantor Distributor Telkomsel area Luwu Raya dan Toraja, PT Comindo Mitra Sulawesi.

Selain itu, PLN juga meminta kepada kantor Telkomsel Distribution Center (TDC) Palopo itu untuk membayar tagihan susulan sebesar Rp62 juta.

Melihat hal itu, General Manager PT Comindo Mitra Sulawesi, Awaluddin, mengaku kaget dengan jumlah yang harus dibayar dan tindakan PLN memutus aliran listrik ke kantornya.

Awal mengaku, tak tahu menahu apa yang terjadi, sehingga PLN menemukan ada kerusakan yang disengaja di kWh kantor yang disewa di bilangan Jl Andi Djemma Palopo itu.

Untuk mempertanyakan hal itu, PT Comindo kemudian menemui Manager PLN Rayon Palopo, Bontos Himawan, di ruang kerjanya, Jl Veteran Palopo, Jumat 12 Oktober 2018, pagi.

“Kalau ada ditemukan kerusakan yang disengaja pada meteran, kami yakin bukan dari tim kami. Namun kenapa kami yang harus tanggung,” katanya.

Ia pun meminta kebijakan agar tetap bisa dialiri listrik PLN. Namun demikian, PLN tetap ngotot akan dicabut sampai tagihan itu dibayar.

Sementara itu, Manager PLN Rayon Palopo, Bontos Himawan, menjelaskan, pihaknya mencabut kWh karena menemukan ada kerusakan yang disengaja pada meteran atau kWh.

“Aturannya memang, kami serta merta memutus jika menemukan masalah, indikasi pencurian listrik. Namun untuk PT Comindo, kami sudah berikan waktu tiga hari untuk melunasi atau mengangsur, tapi belum ada solusi. Sehingga kami langsung cabut,” katanya.

Bontos mengungkapkan, dalam kasus ini, teridentifikasi ada minus 35%, atau hanya bayar 65% dari total pemakaian. Sehingga jumlah Rp62 juta itu merupakan tagihan susulan yang dihitung by sistem.

“Keputusan pencabutan ini akan dianulir jika ada putusan hukum dan atau dibayar tunggakan susulan sebesar Rp62 juta. Tunggakan ini bisa dicicil atau langsung dibayar lunas,” tandasnya.

Bontos mengaku, pihaknya tak punya kewenangan siapa yang merusak meteran, sehingga terjadi kerugian PLN, namun yang jelas, jika terjadi kerusakan yang disengaja, maka tindakannya harus harus mengamankan barang bukti, sehingga otomatis aliran listrik putus.

Dalam kasus ini, PLN mengaku menemukan kerusakan segel di meteran listrik milik TDC Palopo itu. (del)

Komentar

Berita Terkait