oleh

Joni, Sang Pemanjat Tiang Bendera Akhirnya Bertemu Jokowi

JAKARTA, TEKAPE.co – Aksi heroik bocah asal Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes Ande Kala alias Joni, mendapat perhatian sejumlah pihak, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Joni yang sempat viral karena aksi memanjat tiang bendera pada upacara detik-detik proklamasi ke-73 dipanggil ke Jakarta. Ia sempat bertemu sejumlah orang penting di negeri ini.

Kali ini, Joni bertemu Presiden Jokowi. Dalam akun Instragram Presiden Joko Widodo @jokowi, Presiden memposting pertemuannya dengan Joni, sang pemanjat tiang bendera yang viral itu.

Jokowi menuliskan cerita Joni yang mendapat perhatian publik.

Berikut caption gambar yang diposting dalam instagram @jokowi.

Hari ini, saya kedatangan tamu, seorang pemberani. Namanya tentu Anda sudah tahu: Yohanes Ande Kala alias Joni.

Aksinya memanjat tiang bendera setinggi 20-an meter, meraih ujung tali yang tersangkut di puncak dalam upacara Hari Kemerdekaan di Belu, NTT, pada hari Minggu 17 Agustus lalu, sungguh mendebarkan.

Kok berani sekali? Bagaimana ceritanya? “Waktu itu saya sedang sakit perut dan disuruh istirahat. Tiba-tiba saya mendengar suara Wakil Bupati Belu bertanya: siapa yang bisa memanjat tiang bendera?” kisah Joni.

Ia pun bergegas ke tiang bendera dan memanjat dengan cekatan. Di tengah tiang, Joni sempat berhenti. “Saya capek,” katanya.

Dan akhirnya, berkat kesigapan dan keberanian Joni, merah putih tetap berkibar di puncak tiang dalam upacara Hari Kemerdekaan di Belu. Terima kasih, Joni. (*)

Komentar

Berita Terkait