oleh

Ini Alasan Jokowi Gratiskan Tol Suramadu

MADURA, TEKAPE.co – Jembatan Nasional Suramadu, yang sebelumnya dikenakan tarif tol, kini telah digratiskan oleh Presiden Joko Widodo.

Pembebasan lewat jembatan sepanjang 5.438 meter yang menghubungkan Pulau Jawa (Surabaya) dan Pulau Madura itu dilakukan untuk menurunkan biaya logistik masuk ke Pulau Madura.

Presiden Jokowi menyebutkan, salah satu penyebab tingginya ketimpangan dan kemiskinan di Madura karena biaya logistik yang cukup besar.

Berikut alasan Presiden Jokowi membebaskan tol jembatan Suramadu, yang dikutip dari akun Instagram resmi @jokowi, Minggu 28 Oktober 2018.

Pernah ada perusahaan yang hendak berinvestasi untuk penanaman tebu di Madura, tapi kemudian urung dilaksanakan. Masalahnya di mana? Rupanya biaya transportasi dan logistik di sana mahal.

Inilah persoalan yang lama dihadapi Pulau Madura di Jawa Timur. Biaya logistik mahal. Tidak heran jika ketimpangan dan kemiskinan di sana berada di angka 16 – 23 persen, jauh lebih tinggi dibanding daerah Jawa Timur lainnya seperti Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo yang angka kemiskinannya hanya 4 – 6,7 persen.

Karena itulah, mulai hari Sabtu 27 Oktober kemarin, pemerintah secara resmi membebaskan tarif tol Jembatan Nasional Suramadu — jembatan sepanjang 5.438 meter yang menghubungkan Pulau Jawa (Surabaya) dan Pulau Madura. Ini dimaksudkan semata-mata untuk membuat perekonomian Madura berkembang dan meningkat.

Dengan menjadi jembatan non tol biasa, kita harapkan pertumbuhan ekonomi Madura akan semakin baik, investasi semakin banyak, properti, turisme, semua akan berkembang dan menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. (*)

Komentar

Berita Terkait