oleh

Hotman Paris: Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air Bisa Tuntut Triliunan Rupiah

JAKARTA, TEKAPE.co – Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin 29 Oktober 2018, pagi, disebut bisa menuntut pihak maskapai lebih besar dari jumlah biasanya.

Pengacara kondang, Hotman Paris Hetapea, menyebut, keluarga korban dapat menuntut ganti rugi hingga triliun rupiah kepada pihak maskapai penerbangan. Dengan catatan, kecelakaan terjadi karena human error atau ketelodoran.

Hal tersebut disampaikan Hotman Paris Hutapea lewat akun Instagramnya @hotmanparisofficial, Selasa 30 Oktober 2018.

Menurut Hotman, ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 harus mengetahui fakta jika keluarga korban dapat menuntut pertanggung jawaban kepada maskapai penerbangan.

“Keluarga korban, dapat meminta pertanggung jawaban di luar tanggung jawab maskapai penerbangan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 77 Tahun 2011,” ujarnya.

Berdasarkan Permenhub No 77 tahun 2011, penumpang yang mengalami kecelakaan pesawat (meninggal dunia) berhak mendapatkan kompensasi Rp 1.250.000.000/pax.

“Masyarakat Indonesia harus tahu bahwa korban kecelakaan pesawat berhak menuntut ganti rugi sebesar-besarnya di luar pertanggungan atau jumlah klaim yang telah biasanya diatur di dalam Undang-Undang,” kata Hotman Paris Hutapea.

Hotman menambahkanm kalau kecelakaan tersebut karena kesalahan, karena ignorance, atau human error, cacat tersembunyi atau sudah tahu sebelumnya pesawat bermasalah tapi dipaksakan terbang (bisa menuntut lagi).

Imbauannya disampaikan mengingat pola pikir masyarakat Indonesia yang terkesan ‘legowo’. Masyarakat, menurut Hitman, cepat puas begitu pihak maskapai penerbangan memberikan uang santunan senilai ratusan juta rupiah.

“Masalahnya, masyarakat Indonesia itu kalau dikasih seratus juta atau lima ratus juta, itu langsung puas. Kalau di Amerika, nyawa bisa triliun-triliun rupiah kalau adanya kecelakaan karena human error atau ignorance atau kesalahan. Selamat berjuang,” tegas Hotman. (*)

Komentar

Berita Terkait