oleh

Guru dan Murid SLB Gugus Sehati Palopo Dilatih Olah Limbah Botol Kaca

PALOPO, TEKAPE.co – Kemenristekdikti kerjasama Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) dan Yayasan Gugus Sehati Palopo melakukan pelatihan pengolahan limbah botol kaca (kajian kribo) bagi siswa dan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Gugus Sehati Palopo, Kamis 15 Mei 2019.

Pelatihan tersebut dimaksudkan untuk memberikan keterampilan bagi siswa dan para guru untuk mengolah limbah dan barang bekas, menjadi berguna dan bernilai seni.

Pengolahan limbah botol kaca tersebut menarik dan diminiti para siswa SLB Gugus Sehati Palopo.

Kegiatan tersebut merupakan program kreatifitas mahasiswa (PKM) Jurusan Matematika UNCP.

Ketua panitia pelatihan, Unika, mengatakan, maksud dari kegiatan ini adalah untuk menularkan keterampilan bagi siswa-siswi SLB Gugus Sehati Palopo.

Pendamping PKM UNCP, Marwan S.Si MSi, mengatakan dari sekitar 20 proposal yang diajukan ke Ristekdikti di Jakarta, hanya dua proposal yang disetujui, salah satunya adalah kegiatan pelatihan pengolahan limbah di SLB Gugus Sehati Palopo.

“Dari puluhan proposal yang diajukan, hanya dua kegiatan yang disetujui, yakni kegiatan pelatihan masyarakat di Malangke dan di SLB ini,” ujar Ketua Prodi Matematika UNCP ini.

Sementara itu, Kepala SLB Gugus Sehati Palopo, Hj Suhati, mengatakan pihakanya merasa bersyukur atas dipilihnya sekolah yang dipimpinnya menjadi tempat pelatihan pengolahan limbah.

“Merupakan kesyukuran bagi kami dipilih menjadi pelatihan pengolahan limbah Kemenristekdikti ini. Mudah-mudahan ke depan masih ada pelatian lain yang bisa dibagi pada siswa dan guru-guru kami,” ujar peraih piagam Perempuan Inspiratif Kota Palopo tahun 2019 ini.

Pelajaran ketermpilan bagi siswa–siswanya sangat sejalan dengan kurikulum SLB, dimana pelajaran keterampilan mendapat prioritas yang menonjol.

Diharapkan dari hasil keterampilan tersebut, selain bernilai seni ada yang bisa bernilai ekonomi. (rilis)

Komentar

Berita Terkait