oleh

Gencar Buat Apotik Hidup, Kades Rappolemba Gowa Jadikan Kampung KB Dusun Buloa Percontohan

GOWA, TEKAPE.co – Kampung Keluarga Berencana (KB) Dusun Buloa, Desa Rappolemba, Kabupaten Gowa, membuat apotik hidup di halaman rumah warga.

Hal ini dimaksudkan agar warga yang menderita penyakit tidak langsung dibawa ke rumah sakit, namun dapat memanfaatkan apotik hidup sebagai pengobatan alternatif.

Kepala Desa (Kades) Rappolemba, Abdul Harim, mengtakan pembuatan apotik hidup untuk sementara baru berjumlah 11 titik, dan diprioritaskan di kampung KB Dusun Buloa sebagai percontohan.

Nantinya, semua dusun diwajibkan untuk menanam obat tradisional sebagai antisipasi apabila ada warga yang terkena penyakit.

“Ini saya terapkan khusus untuk kampung KB dan akan menjadi contoh dari 7 dusun yang lain dengan harapan, warga yang melihat bisa mencontohi sekaligus memperindah halaman Rumah,” tuturnya, Rabu 09 Januari 2019.

Harim menambahkan, tanaman obat yang ada di apotik hidup antara lain, kumis kucing, lidah buaya, daun dewa, daun cincau, akar wangi, dan lain lain.

“Tanaman obat yang kami tanam sangat beragam, seperti tanaman jambu bisa mengobati muntaber dan Kayu Manurung dapat mengobati luka infeksi,” katanya.

Abdul Razak, salah seorang warga Buloa, mengungkapkan pembuatan apotik hidup sangat bermanfaat bagi masyarakat Rappolemba.

“Tanaman obat ini bagus, karena tidak jauh jauh-maki berobat tinggal petik di depan rumah,” katanya.

Seperti diketahui, obat tradisional sangat ampuh menyembuhkan berbagai macam penyakit, contohnya kumis kucing tanaman yang mempunyai nama latin orthosiphon Aristatus ini sudah lama dikenal sebagai tanaman obat yang berkhasiat menyebuhkan berbagai macam penyakit, diantaranya kencing batu, sehingga bisa melancarkan saluran kemih.

Selain itu, tanaman ini juga berkhasiat untuk mengobati reumatik, asam urat, batuk, masuk angin, diabetes dan hipertensi. (Ridwan)

Komentar

Berita Terkait