oleh

Forum Anak Luwu Timur, Partisipasi Anak Dalam Pembangunan Nasional Jangka Menengah

LUWU UTARA, TEKAPE.co — Demi Pengembangan Forum Anak sebagai wadah partisipasi anak dalam pembangunan sesuai dengan rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dimana pemerintah akan membentuk dan mengembangkan wadah–wadah partisipasi anak.

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos & P3A) melalukan kegiatan pembinaan forum anak Kecamatan, di gedung Wanita Simpursiang, Malili, Selasa 12 Desember 2017.

Forum anak merupakan salah satu bentuk wadah partisipasi untuk memudahkan pemenuhan Hak Anak khususnya Hak Partisipasi. Olehnya itu, perlu di fasilitasi pembentukan Forum Anak sebagai media bagi mereka untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya.

Forum ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi dalam membangun pengertian anak–anak, orang dewasa, orang tua, pemerintah dan masyarakat dalam pemenuhan hak anak–anak.

Sehubungan dengan itu agar anak-anak terhindar dari perbuatan negatif dan kekerasan maka perlu wadah yang bisa nampung adab bakal bakat minat serta menyalurkan aspirasi dan berperan aktif. Forum anak dikembangkan berbasis pada minat kemampuan dan bakat anak-anak sesuai dengan rencana strategis pengembangan partisipasi anak indonesia.

Dalam sambutannya, kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Drs. Sukarti mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendorong anak aktif mengembangkan dirinya sesuai dengan potensi, minat dan kemampuannya. Hal tersebut diharapakan mampu mengembangkan wadah partisipasi anak, mengembangkan wadah penyaluran aspirasi anak, mempercepat proses pemenuhan hak anak dan bisa belajar mengapliksikan program kegiatan dari forum anak daerah lain.

“Forum anak diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan anak dan orang dewasa serta masyarakat,” ujar Sukarti.

Sehubungan dengan itu agar anak-anak terlatih untuk bisa aktif berpartisipasi dalam pembangunan, maka mereka perlu dikembangkan potensinya serta dilatih untuk mengembangkan pendapatnya sehingga hal-hal yang memicu kekerasan bisa ditekan dan menanggulangi permasalahannya.

“Saya berharap melalui wadah Forum anak ini mereka saling berbagi, saling menghargai dan menghormati satu sama lain,” tutup Sukarti.

Pelatiahan Forum anak di ikuti oleh perwakilan Sekolah SMP dan SMA/sederajat se-Kabupaten Luwu Timur. (ikp/kominfo/jsm)

Komentar