oleh

DPRD Palopo Rekomendasikan Seluruh Program Pemkot Lewat Kajian di Balitbangda

PALOPO, TEKAPE.co – Hasil konsultasi DPRD Kota Palopo di Kota Denpasar, Bali, merekomendasikan seluruh program Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo harus melalui proses kajian di Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda).

Anggota DPRD Kota Palopo, H Henry Ghalib mengatakan, saat konsultasi ke Kota Denpasar, Bali, melihat bahwa di Denpasar, semua program pemerintah harus melalui proses kajian di Balitbangda.

“Dengan kajian itu, semua program pemerintah, lebih matang sebelum diterapkan. Mulai dari proses perencanaan, asas manfaat, hingga kajian potensi kerawanan masalah hukum,” jelasnya.

Legislator Demokrat Palopo itu juga mengatakan, dengan kajian yang matang, maka program pemerintah jarang gagal dan salah sasaran. Sebab semua sudah terencana dengan baik.

Ketua Komisi II DPRD Palopo, H Andi Herman Wahidin, menceritakan, di Kota Denpasar, Balitbangda memang punya porsi anggaran besar. Bereda jauh dengan Palopo.

“Melalui Balitbangda, semua program SKPD dikaji baik, baru didorong ke Bappeda. Sehingga memang, program pemerintah di sana jarang yang gagal. Termasuk Balitbangda di sana masuk dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Kalau di Palopo, belum,” tandasnya.

Setelah konsultasi ini, kata dia, DPRD akan mengirimkan rekomendasi ke wali kota, agar bisa memaksimalkan peran dan fungsi Balitbanda. Semua program pemkot harus melalui kajian yang matang sebelum didorong ke DPRD. (del)

Anggota DPRD Palopo saat kunjungan ke Kota Denpasar, Bali, awal pekan ini.

Komentar

Berita Terkait