oleh

Asian Games 2018 Berakhir, Pencak Silat Sumbang Medali Terbanyak untuk Indonesia

JAKARTA, TEKAPE.co – Perhelatan olahraga terakbar di Asia resmi berakhir Minggu 2 September 2018. Hasilnya, Indonesia sebagai tuan rumah berhasil menduduki peringkat 4 peraih media.

Peringkat itu, karena Indonesia mampu mengoleksi 98 medali, dengan rincian 31 medali emas, 24 perak, dan perunggu sebanyak 43.

Target medali emas untuk Indonesia jauh melebih dari target yang ada, yakni 16 medali emas. Namun atas kerja keras seluruh pihak, atlet Indonesia mampu menyumbangkan 31 emas.

Dilansir dari situs web resmi Asian Games 2018, cabang olahraga yang berhasil menyumbang medali terbanyak adalah pencak silat. Cabor yang dipimpin Prabowo Subianto itu mampu menyumbang 15 medali, yakni 14 medali emas dan 1 perunggu.

Penyumbang medali emas terbanyak kedua yakni Panjat Dinding, yakni 3 emas, ditambah 2 perak dan 1 perunggu. Sedangkan Bulutangkis mampu menymbang 8 medali, yakni 2 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

Sementara itu, keluar sebagai juara umum pertama tetap diraih China, dengan koleksi 132 medali emas.

Kemudian disusul Jepang di urutan kedua, dengan torehan 75 medali emas. Jumlah itu merupakan yang terbanyak kedua setelah meraup 78 emas pada Asian Games di Bangkok 1966.

Sementara Korea Selatan berada di posisi ketiga, dengan 49 medali emas, disusul Indonesia dengan 31 medali emas.

Jumlah itu merupakan rekor terbanyak Indonesia sepanjang sejarah penyelenggaraan Asian Games, berselisih 20 medali emas dibandingkan di Jakarta 1962.

Sedangkan Uzbekistan, mampu finis di posisi kelima, dengan raihan 21 medali emas. Uzbekistan mampu menggeser posisi Iran, yang pada awal pertandingan bertengger di posisi 4, yang kemudian digeser Indonesia lalu Uzbekistan.

Sehingga Iran hanya mampu berada di posisi 6 pada laga penutupan Asian Games 2018. Medali Iran beda satu medali dari Uzbekistan. Iran meraih 20 medali emas, 20 perak, dan 22 perunggu, dengan total 62 medali.

Sementara tiga negara lain yang memecahkan rekor jumlah medali adalah Bahrain, Kirgistan, dan Kamboja. Bahrain meraih 12 medali emas pada Asian Games 2018, lebih banyak tiga keping dibandingkan pada 2014.

Sementara itu, Kamboja dan Kirgistan sama-sama mengoleksi dua keping emas, tetapi sudah cukup untuk memecahkan rekor perolehan medali mereka.

Kamboja cuma meraih satu emas pada Incheon 2014. Adapun Kirgistan, prestasi terbaik sebelumnya adalah satu medali emas pada penyelenggaraan 2002 dan 2010.

Prestasi lain dicatat Korea Bersatu. Kontingen gabungan Korea Selatan dan Korea Utara itu berhasil mengatasi perbedaan dengan meraih empat medali, satu di antaranya adalah emas.

Adapun negara-negara yang tidak mendapatkan medali antara lain Bangladesh, Sri Lanka, Bhutan, Brunei, Maladewa, Palestina, Timor Leste, Yaman, dan Oman. (rin)

Komentar

Berita Terkait